Mulai hari ini, 26 Maret 2020, pemerintah Singapura mengeluarkan kebijakan penutupan tempat hiburan, setidaknya hingga 30 April untuk meminimalkan risiko penyebaran virus corona Covid-19 di negara mereka.

Kebijakan itu dikeluarkan oleh pemerintah Singapura setelah lonjakan jumlah pasien yang dites positif terkena virus korona dalam beberapa hari terakhir.

Singapura menutup tempat hiburan
Kredit gambar: Jason Goh

Ada juga tempat hiburan tertutup pemerintah Singapura dengan kategori termasuk bar, klub malam, diskotik, bioskop, teater dan karaoke. Sementara fasilitas umum seperti mal, museum, dan tempat wisata masih terbuka, dengan syarat dan ketentuan yang ketat, yaitu memastikan tidak ada lebih dari satu orang dalam radius 16 meter persegi. Pihak yang tidak dapat memenuhi persyaratan ini akan ditutup dan dikenakan denda.

Pemerintah Singapura juga telah menambahkan ketentuan jarak sosial, yang berlaku hingga 30 April dan dapat diperpanjang dengan melihat situasi dan kondisi yang ada, yaitu:

  • Batalkan atau tunda semua pertunjukan atau acara olahraga tanpa kecuali
  • Batasi pertemuan di luar pekerjaan dan aktivitas sekolah hingga 10 orang atau lebih kecil
  • Kecualikan semua kegiatan keagamaan
  • Atur jarak satu meter antara meja di setiap tempat makan

Sebelumnya, Singapura juga telah mengeluarkan peraturan baru untuk mematuhi warga negara di Asia Tenggara yang mengunjungi Singapura.

Kredit gambar: Jason Goh

Pelaporan dari situs resmi Pemerintah Singapura, warga negara yang berencana untuk pergi ke Singapura harus mengikuti peraturan baru yang berlaku pada 16 Maret 2020, di bawah:

1. Peraturan Pemberitahuan Menginap di Rumah atau karantina mandiri 14 hari untuk imigran yang memasuki Singapura dengan riwayat bepergian ke negara-negara ASEAN (Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand, Brunei Darussalam, Vietnam, Myanmar, dan Kamboja) Peraturan ini berlaku untuk Singapura, izin tinggal jangka panjang pemegang (lulus jangka panjang), serta pengunjung untuk waktu yang singkat (jangka pendek).

Pemberitahuan Menginap di Rumah (SHN) tidak berlaku untuk penduduk yang hanya transit di Singapura tanpa meninggalkan kamar transit. SHN juga tidak berlaku untuk Singapura dan Malaysia yang mengambil rute darat atau menyeberang laut dari Malaysia, mengingat kedua negara memiliki kerjasama khusus.

2. Bagi mereka yang berencana untuk pergi ke Singapura, mereka harus dapat menunjukkan bukti tempat tinggal yang akan mengakomodasi mereka selama 14 hari karantina, misalnya bukti pemesanan hotel yang mencakup periode menginap atau rumah yang dimiliki oleh mereka sendiri atau keluarga.

3. Mereka yang memasuki Singapura mungkin diminta untuk melakukan tes COVID-19 meskipun mereka tidak menunjukkan gejala tertular Corona, dan berkewajiban untuk mengikutinya.

4. Sebelum bepergian ke Singapura, pengunjung jangka pendek dari ASEAN harus menyerahkan informasi kesehatan kepada Misi Asing Singapura (Misi Luar Negeri Singapura) di negara tempat mereka tinggal.

Pengajuan ini harus disetujui oleh Departemen Kesehatan Singapura sebelum melakukan perjalanan ke negara tersebut. Perjanjian tersebut kemudian akan diverifikasi oleh petugas imigrasi dan lembaga inspeksi di pos pemeriksaan Singapura.

Baca juga: Menunda Perjalanan untuk Meminimalkan Penyebaran Virus Corona!

Dengan situasi dan kondisi yang terjadi di semua negara, langkah paling bijaksana dan paling cerdas untuk menghentikan penyebaran virus corona Covid-19 untuk saat ini adalah #dirumahaja. Tetap sabar, jaga kesehatan Anda dan cuci tangan lebih banyak, kawan!

Pos Virus Corona Covid-19: Pemerintah Singapura Menutup Tempat Hiburan pertama kali muncul di TripZilla Indonesia.


Like it? Share with your friends!

What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
confused confused
0
confused
fail fail
0
fail
fun fun
0
fun
geeky geeky
0
geeky
love love
0
love
lol lol
0
lol
omg omg
0
omg
win win
0
win
admin

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *