Jika sebelumnya syarat masuk ke Bali bisa dilakukan dengan membawa hasil negatif dari rapid test, mulai 9 Januari 2021 aturannya akan diubah. Dalam Edaran terbaru, semua yang datang untuk keperluan bisnis, sekolah atau liburan ke Bali wajib memenuhi persyaratan dengan menunjukkan hasil negatif dari tes PCR atau usap antigen, tergantung moda transportasi yang digunakan.

Regulasi tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) Gubernur Bali Nomor 1 Tahun 2021, yang memuat syarat wajib uji Covid-19 bagi pendatang yang akan masuk ke Pulau Dewata.

Surat Edaran ini merupakan perpanjangan dari Surat Edaran Nomor 2021 Tahun 2020 tentang Wajib PCR dan Tes Antigen Masuk Bali pada Hari Raya Natal dan Tahun Baru. Surat edaran itu sendiri berakhir pada 4 Januari 2021, yang kemudian diperpanjang hingga 8 Januari 2021.

Untuk mengetahui lebih jelas ketentuan mengenai kewajiban melakukan tes PCR dan usap antigen, lihat isi Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 01 Tahun 2021 di bawah ini.

1. Semua pihak diingatkan untuk lebih serius, tertib, disiplin, dan penuh tanggung jawab dalam menaati ketentuan Peraturan Gubernur Bali Nomor 46 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian. Penyakit Virus Corona 2019 di Era Baru Kehidupan; dan Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 3355 Tahun 2020 tentang Protokol Tatanan Kehidupan Era Baru.

2. Pelaku Perjalanan Domestik (PPDN) yang akan memasuki kawasan Bali harus mengikuti ketentuan sebagai berikut:

  1. Bertanggung jawab atas kesehatan masing-masing, dan mematuhi serta mematuhi syarat dan ketentuan yang berlaku;
  2. Mereka yang melakukan perjalanan melalui udara harus menunjukkan sertifikat hasil negatif dari tes usap berbasis PCR atau sertifikat hasil negatif tes antigen cepat selambat-lambatnya 7 x 24 jam sebelum keberangkatan, dan mengisi e- Indonesia HAC;
  3. Bagi yang melakukan perjalanan melalui transportasi darat dan laut diwajibkan menunjukkan sertifikat hasil tes usap berbasis PCR atau sertifikat negatif tes Antigen Tes Cepat selambat-lambatnya 7 x 24 jam sebelum pemberangkatan;
  4. Anak-anak di bawah usia 12 tahun tidak diharuskan untuk menunjukkan hasil negatif dari tes usap berbasis PCR atau tes Antigen Cepat;
  5. Sertifikat hasil uji usap berbasis PCR negatif dan hasil negatif uji Antigen Cepat sebagaimana dimaksud pada huruf b dan c berlaku selama 14 (empat belas) hari terhitung sejak tanggal diterbitkan;
  6. Selama Anda masih di Bali, Anda harus memiliki sertifikat hasil tes usap berbasis PCR negatif atau hasil negatif tes Antigen Tes Cepat yang valid;
  7. Untuk PPDN yang berangkat dari Bali, hasil tes usap berbasis PCR atau Rapid Antigen yang valid dapat digunakan untuk perjalanan pulang-pergi ke Bali.

3. Setiap orang, pelaku usaha, pengelola, penyelenggara, atau penanggung jawab tempat dan fasilitas umum yang melaksanakan kegiatan wajib melaksanakan protokol kesehatan yang ditentukan, yaitu memakai masker dengan benar; mencuci tangan dengan sabun di air mengalir atau dengan pembersih tangan; membatasi interaksi fisik dan selalu menjaga jarak; tidak berkerumun; dan membatasi aktivitas di tempat umum / keramaian.

4. Setiap orang, pelaku usaha, pengelola, penyelenggara, atau penanggung jawab tempat dan fasilitas umum yang melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud pada angka 3 dikenakan sanksi sesuai dengan Peraturan Gubernur Bali Nomor 46 Tahun 2020 dan peraturan perundang-undangan lainnya.

5. Kepada Walikota / Bupati, Lurah / Kepala Desa Bendesa Adat di Bali, serta pihak terkait untuk mengkoordinasikan, mengkomunikasikan dan mensosialisasikan edaran ini agar dilaksanakan secara tertib, disiplin dan penuh tanggung jawab.

6. Kepada Panglima Kodam IX Udayana dan Kapolda Bali dimohon untuk melakukan operasi penegakan disiplin guna menjamin efektifitas pelaksanaan surat edaran ini.

7. Khusus untuk kota Denpasar Badung, selain melaksanakan ketentuan angka 1 sampai dengan 4, juga wajib melaksanakan instruksi menteri dalam negeri nomor 1 tahun 2021 tentang pelaksanaan pembatasan kegiatan pengendalian penyebaran COVID-19

8. Surat Edaran ini mulai berlaku 9 Januari 2021 hingga pemberitahuan lebih lanjut.

Baca juga: 18 cafe Instagrammable di Bali buat foto keren kamu

Untuk yang ingin jalan-jalan dan liburan ke Bali, atau traveling untuk keperluan bisnis atau mengunjungi keluarga, silahkan ikuti syarat terbaru di atas ya!


Bergabunglah dengan keluarga Tripzilla Indonesia di Facebook, Indonesia dan Instagram untuk mendapatkan inspirasi liburan dan informasi terkini tentang sektor pariwisata di Indonesia dan negara lain. Ayo bergabung!

Postingan Syarat Liburan Ke Bali, Wajib PCR atau Tes Antigen! muncul pertama kali di TripZilla Indonesia.


Like it? Share with your friends!

What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
confused confused
0
confused
fail fail
0
fail
fun fun
0
fun
geeky geeky
0
geeky
love love
0
love
lol lol
0
lol
omg omg
0
omg
win win
0
win
admin