Menyambut libur Natal 2020 dan tahun baru 2021, Pemprov Bali melakukan persiapan khusus untuk menyambut wisatawan yang ingin berlibur ke Pulau Dewata di tengah pandemi Covid-19. Melalui Surat Edaran Gubernur, Pemprov Bali mengeluarkan syarat dan ketentuan khusus bagi wisatawan untuk masuk dan menikmati liburan Natal dan Tahun Baru di Bali.

Surat Edaran Nomor 2021 Tahun 2020 Mengenai Pelaksanaan Kegiatan Masyarakat Saat Libur Natal dan Menyambut Tahun Baru 2021 Di Era Baru Kehidupan Provinsi Bali, isu tersebut dikeluarkan dengan pertimbangan bahwa angka penularan kasus positif Covid-19 di Indonesia masih tinggi, diantaranya di Provinsi Bali. Selain itu, arus kunjungan ke Bali yang semakin meningkat dan tingginya potensi keramaian saat liburan Natal dan Tahun Baru membuat Pemerintah Provinsi Bali merasa perlu untuk mengeluarkan aturan dan ketentuan khusus untuk dapat berlibur di Bali.

Dalam surat edaran ini, wisatawan yang akan masuk ke Bali diwajibkan memenuhi syarat dan ketentuan yang telah dirumuskan antara lain memiliki kewajiban dan tanggung jawab untuk kesehatannya masing-masingdan mematuhi serta mematuhi syarat dan ketentuan yang berlaku.

Bagi yang datang ke Bali menggunakan moda transportasi udara harus menunjukkan sertifikat hasil negatif dari tes usap berbasis PCR, selambat-lambatnya 2 × 24 jam sebelum pemberangkatan, dan mengisi e-HAC Indonesia. Sedangkan bagi yang datang ke Bali menggunakan jalur transportasi darat dan laut, harus menunjukkan sertifikat hasil negatif dari uji Antigen Cepat paling lambat 2 × 24 jam sebelum pemberangkatan.

Sertifikat hasil negatif tes usap berbasis PCR dan hasil negatif tes Antigen Cepat berlaku selama 14 hari sejak diterbitkan dan harus dibawa selama di Bali.

Selain itu, wisatawan yang datang ke Bali juga diharuskan untuk mematuhi tata tertib kesehatan secara disiplin, mulai dari menggunakan masker dengan benar, mencuci tangan pakai sabun di air mengalir atau menggunakan hand sanitizer, membatasi interaksi fisik dan selalu menjaga jarak, tidak berkerumun dan membatasi aktivitas di tempat umum.

Surat edaran ini berlaku mulai 18 Desember 2020 hingga 4 Januari 2021. Setelah itu, aturan masuk Bali akan menggunakan ketentuan lama.

Baca juga: Perayaan Tahun Baru 2021 di Bali dilarang!

Jadi, kamu masih pengen liburan ke Bali untuk liburan natal dan tahun baru kan?


Bergabunglah dengan keluarga Tripzilla Indonesia di Facebook, Indonesia dan Instagram untuk mendapatkan inspirasi liburan dan informasi terkini tentang sektor pariwisata di Indonesia dan negara lain. Ayo bergabung!

Postingan Masuk Bali Saat Liburan Natal dan Tahun Baru, Ini Syarat Khusus yang Wajib Dipenuhi! muncul pertama kali di TripZilla Indonesia.


Like it? Share with your friends!

What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
confused confused
0
confused
fail fail
0
fail
fun fun
0
fun
geeky geeky
0
geeky
love love
0
love
lol lol
0
lol
omg omg
0
omg
win win
0
win
admin