Merencanakan perjalanan dan liburan ke Jepang dalam waktu dekat? Jika demikian, Anda dapat yakin bahwa Anda akan diminta mengisi kuesioner terkait wabah virus korona saat mengajukan permohonan visa ke Jepang.

Pada dasarnya, kuesioner memiliki dua pertanyaan, yaitu apakah Anda pernah atau belum tinggal di Hubei, Cina setidaknya 14 hari sebelum tanggal keberangkatan ke Jepang, dan apakah ada rencana untuk mengunjungi Hubei setelah visa Jepang dikeluarkan.

Kedutaan Besar Jepang di Indonesia mewajibkan turis yang mengajukan aplikasi visa ke Jepang untuk mengisi kuesioner, mengingat bahwa pemerintah Jepang cukup serius dalam menghadapi wabah virus korona.

Kredit gambar: Masashi Wakui

Kedutaan Besar Jepang di Indonesia juga mengeluarkan informasi mengenai "Pemberitahuan Penting Mengenai Pembatasan Baru Mengenai Novel Coronavirus". Informasi ini dirilis pada 3 Februari 2020 di situs resmi Kedutaan Besar Jepang.

Isi dari informasi yang dirilis adalah:
1. Pemerintah Jepang telah menetapkan Novel Coronavirus sebagai "Penyakit Menular Spesifik (Penyakit Menular yang Ditunjuk"Berdasarkan Undang-Undang Penyakit Menular Jepang, maka warga negara asing yang dikategorikan sebagai pasien Novel Coronavirus akan ditolak mendarat di Jepang sesuai dengan Undang-Undang Pengakuan Imigrasi dan Pengungsi. Pemerintah Jepang juga telah menetapkan Novel Coronavirus sebagai" Penyakit Karantina yang Dikarantina (Penyakit Menular yang Dapat Dikarantina) "Di bawah Undang-Undang Karantina Jepang, sehingga warga negara asing yang dicurigai mengontrak Novel Coronavirus akan dikarantina tanpa kecuali, termasuk pemegang visa yang valid.

2. Pada tanggal 1 Februari 2020, Pemerintah Jepang juga telah memutuskan bahwa sementara itu, mereka yang termasuk dalam dua kategori di bawah ini akan ditolak mendarat di Jepang, kecuali jika ada kondisi luar biasa yang mengharuskan mereka untuk masuk ke Jepang.

  • Warga negara asing yang mengunjungi Provinsi Hubei di Republik Rakyat Tiongkok 14 hari sebelum tiba di Jepang.
  • Warga negara asing memegang paspor yang dikeluarkan oleh Otoritas di Provinsi Hubei.

3. Berdasarkan "Kriteria Penerbitan Visa", aplikasi visa dari mereka yang masuk dalam kategori ditolak mendarat di Jepang, tidak dapat diterima. Pemohon visa diharuskan mengisi dan menyerahkan kuesioner (unduhan) tentang apakah mereka pernah atau belum pernah (atau berencana) mengunjungi Provinsi Hubei di Republik Rakyat Tiongkok dalam waktu 14 hari sebelum tiba di Jepang.

4. Harap dicatat bahwa bahkan warga negara asing yang memiliki visa masuk ganda ke Jepang tidak akan diizinkan mendarat di Jepang jika mereka termasuk dalam dua kategori di atas.

Wabah virus korona di Wuhan, Cina memang menjadi perhatian setiap negara di dunia. Saat ini, lebih dari 630 orang telah meninggal karena virus korona ini.

Baca juga: Apa yang Perlu Diketahui Wisatawan Tentang Virus Corona

Bagi mereka yang ingin berlibur ke Jepang, patuhi aturan dan waspada, teman-teman!

Posting Liburan ke Jepang, Wisatawan Harus Mengisi Kuisioner Mengenai Virus Corona yang muncul pertama kali di TripZilla Indonesia.


Like it? Share with your friends!

What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
confused confused
0
confused
fail fail
0
fail
fun fun
0
fun
geeky geeky
0
geeky
love love
0
love
lol lol
0
lol
omg omg
0
omg
win win
0
win
admin